Archive for September, 2008

Saat kau MENYUKAI seseorang, kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.
Saat kau MENYAYANGI seseorang, kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.
Saat kau MENCINTAI seseorang, kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya, walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

Saat kau MENYUKAI seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya, “Bolehkah aku menciummu?”.
Saat kau MENYAYANGI seseorang dan berada disisinya maka kau akan bertanya, “Bolehkah aku memelukmu?”.
Saat kau MENCINTAI seseorang dan berada disisinya, maka kau akan menggenggam erat tangannya.

SUKA adalah saat ia menangis, kau akan berkata “Sudahlah, jangan menangis”
SAYANG adalah saat ia menangis, kau akan menangis bersamanya.
CINTA adalah saat ia menangis dan kau akan membiarkannya menangis dan kau akan membiarkannya menangis dipelukanmu sambil berkata, “Mari kita selesaikan masalah ini bersama-sama.”

SUKA adalah saat kau melihatnya kau akan berkata “Ia sangat cantik dan menawan.”
SAYANG adalah saat kau melihatnya, kau akan melihatnya dari hatimu dan bukan dengan matamu.
CINTA adalah saat kau melihatnya, kau akan berkata, Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku…”

Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu, maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.
Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu, engkau akan menangis untuknya.
Pada saat orang yang kau CINTAI menyakitimu, kau akan berkata, “Tak apa, dia hanya tak tau apa yang dia lakukan.”

Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus.

SUKA adalah kau akan menemaninya, bila itu menguntungkan.
SAYANG adalah kau akan menemaninya, disaat dia memerlukan.
CINTA adalah kau akan menemaninya, disaat bagaimanapun keadaannya.

SUKA adalah hal yang menuntut.
SAYANG adalah hal yang memberi dan menerima.
CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.

Comments No Comments »

Menangis yang ternyata dikatakan sebagai kelemahan seorang wanita, dan ini pula yang sering kaum adam tanya kenapa wanita itu mudah menangis alias cengeng…perhatikan baik-baik untuk kaum adam dan untuk adik – adik kecil yang sering bertanya kenapa mama, ibu, mami dan ummi sering sekali menangis…

Tangis kami bukan tak ada alasan tapi mungkin hanya kami yang mengerti…kami tak mampu untuk mengungkapkannya dalam sebuah kata-kata maupun kalimat….

Mengapa Wanita Mudah Sekali Menangis?

Saat Allah ciptakan wanita, Allah membuatnya menjadi sangat utama. Allah ciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Allah memberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

Allah memberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

Pada wanita, Allah memberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Allah memberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak2nya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.

Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Allah memberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa -masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?

Allah memberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Allah memberikan wanita air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Allah memberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan”.

Comments No Comments »